Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 97)



Pertemuan : 97



    KAJIAN TAUHID 

Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)


 Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى


 Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله


بسم الله الرحمن الرحيم

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد


2. Beriman dengan nama-nama para nabi yang telah kita ketahui, seperti Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nuh alaihimussalam. Kelima nabi tersebut adalah Ulul Azmi dari kalangan para rasul. Allah ta'ala telah menyebutkan mereka pada dua tempat dalam Al-Qur'an.
Dalam Surah Al-Ahzab Allah ta'ala berfirman,

وَإِذْ أَخَذْنَا مِنَ النَّبِيِّينَ مِيثَاقَهُمْ وَمِنكَ وَمِن نُّوحٍ وَإِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۖ وَأَخَذْنَا مِنْهُم مِّيثَاقًا غَلِيظًا [الأحزاب : 7]

"Dan ingatlah ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan darimu, dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putra Maryam." (QS.  Al-Ahzab: 7)

Dan dalam Surah Asy-Syura, Allah ta'ala berfirman,

 شَرَعَ لَكُم مِّنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ ۚ  [الشورى : 13]

"Allah telah mensyariatkan kepada kalian tentang agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kalian berpecah belah di dalamnya." (QS.  Asy-Syura: 13)

 Adapun nabi yang tidak kita ketahui namanya, maka kita mengimaninya secara global. Allah ta'ala berfirman,

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّن قَبْلِكَ مِنْهُم مَّن قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُم مَّن لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ  [غافر : 78]

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada pula yang tidak Kami ceritakan kepadamu." (QS. Ghafir: 78)

3. MEMBENARKAN berita-berita yang shahih dari mereka,  para nabi tersebut.

4. MENGAMALKAN syariat rasul yang diutus kepada kita.

Dia adalah penutup para nabi,  yakni Muhammad صلى الله عليه وسلم yang diutus kepada seluruh umat manusia. Allah ta'ala berfirman :

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّىٰ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا} [النساء : 65]

"Maka demi Rabbmu, mereka tidak beriman sehingga mereka menjadikanmu sebagai hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya."  (QS. An-Nisa: 65)

BUAH IMAN KEPADA RASUL

Bersambung insya Allah




Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 27 Dzulqa'dah 1439 H / 9 Agustus 2018.


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NATauhid #NAT97
====================

📡 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Channel Telegram
      ● http://t.me/NAtauhid
Website 
      ● http://www.nisaa-assunnah.com

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
Lebih baru Lebih lama