πŸ’πŸšΏπŸ›πŸŒΉ MENYENTUH KEMALUAN TANPA SYAHWAT TIDAK MEMBATALKAN WUDHU


πŸ’πŸšΏπŸ›πŸŒΉ MENYENTUH KEMALUAN TANPA SYAHWAT TIDAK MEMBATALKAN WUDHU

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

‏Ψ₯Ψ°Ψ§ وآأΨͺ Ψ§Ω„Ω…Ψ±Ψ£Ψ© طفلها أو طفلΨͺΩ‡Ψ§ ΩˆΩ…Ψ³Ψͺ الفرج فΨ₯Ω†Ω‡ Ω„Ψ§ يجب ΨΉΩ„ΩŠΩ‡Ψ§ Ψ§Ω„ΩˆΨΆΩˆΨ‘، وΨ₯Ω†Ω…Ψ§ ΨͺΨΊΨ³Ω„ ΩŠΨ―ΩŠΩ‡Ψ§ فقط، Ω„Ψ£Ω† Ω…Ψ³ الفرج Ω„ΨΊΩŠΨ± Ψ΄Ω‡ΩˆΨ© Ω„Ψ§ يوجب Ψ§Ω„ΩˆΨΆΩˆΨ‘.

"Jika seorang wanita menceboki bayinya baik laki-laki atau perempuan dan dia menyentuh kemaluan maka tidak wajib berwudhu, tetapi cukup dengan mencuci kedua tangannya saja, karena menyentuh kemaluan tanpa syahwat tidak mengharuskan untuk berwudhu."

πŸ“š Majmu’ul Fatawa, jilid 4 hlm. 203

🌍 Sumber || https://twitter.com/ak0555550/status/922303054883500032

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž
πŸ“¬ Diposting ulang hari Jum'at, 19 Dzulhijjah 1439 H / 31 Agustus 2018 M
🌐 http://www.nisaa-assunnah.com
πŸ“  http://t.me/nisaaassunnah

πŸŽ€ Nisaa` As-Sunnah πŸŽ€
Lebih baru Lebih lama