DUA KEADAAN ORANG YANG MENINGGAL MEMBAWA UTANG






🛍📤 DUA KEADAAN ORANG YANG MENINGGAL MEMBAWA UTANG 🛍📤




▫ Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,




الدينُ دينان ، فمن مات وهو ينوي قضاءَه فأنا وليُّه ، ومن مات وهو لا ينوي قضاءَه ، فذاك الذي يؤخذُ من حسناتِه ، ليس يومئذ دينارٌ ولا درهمٌ 




"Utang ada dua jenis.



▪(Pertama) Orang yang meninggal dan dia bertekad ingin melunasinya maka aku yang akan jadi penjaminnya.


▪ (Kedua) Orang yang meninggal dan dia tidak punya niat melunasinya maka akan diambil dari pahala kebaikannya. Pada hari (kebangkitan) itu tidak ada dinar dan dirham."



-SHAHIH LI GHAIRIH- (Ahkamul Jana'iz, hlm. 13) HR. Ath-Thabrani (Al-Kabir, III/336)





✍ -- Ladaya @ Odah Etam


-- Hari Ahadi, (08:50) 09 Rabi'ul Awal 1441 / 06 November 2019

_______


▶ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.


•••


📡 https://t.me/nasehatetam 


🖥 www.nasehatetam.net


•┈┈┈┈•✿❁•••❁✿•┈┈┈┈•



📬 Diposting ulang hari Kamis, 17 Rabi'ul Awwal 1441 H / 14 November 2019 M


🌐 http://www.nisaa-assunnah.com

📠 http://t.me/nisaaassunnah




🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀





DUA KEADAAN ORANG YANG MENINGGAL MEMBAWA UTANG    DUA KEADAAN ORANG YANG MENINGGAL MEMBAWA UTANG Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on November 14, 2019 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.