Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 149 )




KAJIAN  TAUHID



Dari kitab:


Tsalatsatul Ushul

(Tiga Landasan Utama)




Penulis:


Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى




Syarah/Penjelasan oleh:


Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله




بسم الله الرحمن الرحيم

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد




▪ YAUMUL HISAB= HARI PERHITUNGAN AMAL, dan

▪ YAUMUL JAZA'= HARI PEMBALASAN :




MATAN/ISI KITAB




وبعد البعث محاسبون ومجزيون بأعمالهم، والدليل قوله تعالى : { ليجزي الذين اسئوا بما عملوا ويجزي الذين أحسنوا بالحسنى }


"Setelah manusia dibangkitkan mereka akan dihisab dan diberi balasan sesuai dengan amal perbuatan mereka. Dalilnya adalah firman Allah ta'ala: " Untuk memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jelek sesuai dengan amal perbuatan mereka, dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan balasan yang lebih baik (surga)." (QS. An-Najm: 31)




SYARH/PENJELASAN



Yakni setelah manusia dibangkitkan (Yaumul Ba'tsi), mereka akan diberi balasan (Jaza') dan diperhitungkan amal perbuatan mereka (Hisab).


Apabila amal mereka baik, maka baik pula balasannya (surga). Dan apabila amalnya buruk, maka buruk pula balasannya (neraka).


Allah ta'ala berfirman,



فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ



"Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, maka dia akan melihat balasanya, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, maka dia akan melihat balasanya."
(QS. Az-Zalzalah: 7-8)



Allah ta'ala berfirman,



وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا ۖ وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ


"Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun. Dan jika amalan itu hanya seberat biji sawi pasti Kami akan mendatangkannya (membalasnya), dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan." (QS. Al-Anbiya': 47)


Allah ta'ala juga berfirman,



مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ



"Barang siapa datang membawa amal yang baik maka baginya pahala sepuluh kali lipat amalnya, dam barang siapa yang datang dengan amal jelek, maka dia tidak dibalas kecuali seimbang dengan kejelekannya, dan mereka tidak didzalimi sedikitpun."
(QS. Al-An'am: 160)



Amalan baik dibalas dengan sepuluh kali lipat, bahkan hingga berlipat-lipat ganda, sebagai karunia dari Allah ta'ala dan anugerah-Nya. Allah jalla wa 'Ala telah menjadikan amal shalih bertingkat-tingkat, kemudian Dia akan menjadikan balasan terhadapnya beringkat-tingkat pula, dan balasan ini merupakan pemberian yang luas dan banyak.


Adapun amalan yang jelek, maka akan dibalas dengan kejelekan yang sebanding, dan manusia tidak dibalas kejelekannya dengan kejelekan yang lebih banyak darinya.



Allah ta'ala berfirman,



وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ


"Dan barang siapa yang datang membawa kejelekan maka dia tidak dibalas kecuali seimbang dengan kejelekannya, dan mereka tidak didzalimi sedikitpun." (QS. Al-An'am: 160)



Hal ini merupakan kesempurnaan karunia Allah dan kebaikan-Nya.


Kemudian penulis berdalil dalam masalah ini dengan firman Allah ta'ala:


لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا 


"Agar Allah memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jelek terhadap apa yang telah mereka kerjakan."
(QS. Al-Najm: 31)



Dan Allah tidak mengatakan mereka akan dibalas dengan balasan yang paling buruk, sebagaimana Allah berfirman,


وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى



"Dan Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (fengan berlipat-lipat ganda)."
(QS. An-Najm: 31)



•••━══ ❁✿❁ ══━•••


Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 27 Jumadil Awwal 1441 H / 23 Januari 2020.


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.



Barakallahu fikunna


#NATauhid #NAT149


====================


Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:


Channel Telegram



Website
 









Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 149 ) Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 149 ) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on January 24, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.