AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-119)


http://t.me/NAmuyassar

Pertemuan 119

KAJIAN FIKIH

Dari kitab:
AL-FIQH AL-MUYASSAR
(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

BAGIAN KEDELAPAN

8. SHALAT SUNNAH JUM'AT

Shalat Jum'at tidak memiliki sunnah qabliyah, akan tetapi tidak mengapa bagi orang yang shalat sunnah mutlak sebelum masuk waktunya, karena Nabi صلى الله عليه وسلم mendorong hal itu, sebagaimana hadits Salman yang telah disebutkan di atas,

من اغتسل يوم الجمعة...،  ثم راح فلم يفرق بين اثنين فصلى ما كتب له...

"Barang siapa mandi pada hari Jum'at... Kemudian dia berangkat lalu tidak memisahkan di antara dua orang,  lalu dia shalat apa yang ditetapkan baginya..."

Juga berdasarkan perbuatan para sahabat رضي الله عنهم dan karena keutamaan shalat sunnah, tapi tidak diingkari (yakni boleh) jika meninggalkannya.

Shalat-shalat sunnah rathibah terletak setelah shalat Jum'at, terdiri dari:
~ dua rakaat, atau
~ empat rakaat,  atau
~ enam rakaat.

Berdasarkan perbuatan dan perintah Nabi صلى الله عليه وسلم,

كان يصلي بعد الجمعة ركعتين.

"Beliau shalat dua rakaat setelah shalat Jum'at." Muttafaqun 'alaih.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم juga bersabda,

إذا صلى أحدكم الجمعة فليصل بعدها أربع ركعات.

"Apabila salah seorang kalian shalat Jum'at, maka hendaklah shalat sesudahnya empat rakaat." HR. Muslim (881).

Dalam riwayat yang lain,

من كان منكم مصليا بعد الجمعة فليصل أربعا.

"Barang siapa di antara kalian shalat setelah shalat Jum'at, maka hendaklah shalat empat rakaat." HR. Muslim (881).

Adapun enam rakaat, maka berdasarkan riwayat dari Ibnu Umar رضي الله عنهما,

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي بعد الجمعة ستا.

"Bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم shalat setelah shalat Jum'at enam rakaat." Asy-Syarh Al-Mumti' (4/102).

Dan Ibnu Umar رضي الله juga mengerjakannya.

Dari keterangan di atas, maka jelaslah bahwa shalat sunnah rawatib setelah Jum'at paling sedikit dua rakaat, dan paling banyak enam rakaat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله berpendapat bahwa,
"Shalat rawatib setelah shalat Jum'at jika dikerjakan di masjid empat rakaat, dan jika dikerjakan di rumah dua rakaat." (Zaadul Ma'ad 1/440).

Maka pelaksanaannya sesuai dengan kondisinya.

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 18 Muharram 1441 H / 18 September 2019 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAMuyassar #NAM119
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:
Channel Telegram:
       ● http://t.me/NAmuyassar
       ● http://t.me/nisaaassunnah
Website:
       ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namuyassar.html
       ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah
AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-119) AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-119) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on February 01, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.