AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-121)


http://t.me/NAmuyassar

Pertemuan 121

KAJIAN FIKIH

Dari kitab:
AL-FIQH AL-MUYASSAR
(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

SUNNAH-SUNNAH JUM'AT

2. DISUNNAHKAN MANDI DI HARI JUM'AT

Berdasarkan hadits Abu Hurairah رضي الله عنه yang telah lalu,

من اغتسل يوم الجمعة غسل الجنابة...

"Barang siapa mandi pada hari Jum'at sebagaimana mandi junub..."

Hendaklah semangat untuk mandi dan tidak meninggalkannya, khususnya orang yang memiliki bau badan yang tidak sedap.

Sebagian ulama ada yang mewajibkannya, berdasarkan hadits Abu Said Al-Khudri رضي الله عنه yang marfu',

غسل الجمعة واجب على كل محتلم.

"Mandi Jum'at itu wajib bagi setiap orang yang sudah baligh."  Muttafaqun 'alaih

Kemungkinan pendapat yang menyatakan wajib itu lebih kuat dan lebih berhati-hati, dan bahwasanya ia tidak gugur kecuali karena ada uzur.

3. DISUNNAHKAN MEMAKAI MINYAK WANGI DAN MEMBERSIHKAN DIRI

Menghilangkan apa-apa yang seharusnya dihilangkan dari badan,  seperti memotong kuku dan lain-lain.

Membersihkan diri merupakan suatu tambahan dari mandi, hal itu dilakukan agar supaya hilang bau-bau yang tidak sedap dan sebab-sebabnya, seperti bulu-bulu yang diperintahkan oleh syariat untuk menghilangkannya, dan juga memotong kuku, disunnahkan untuk:
- mencukur bulu kemaluan,
- mencabut bulu ketika,
- memotong kuku,
- dan memotong kumis,
- disertai dengan memakai wewangian.

Berdasarkan hadits Salman رضي الله عنه secara marfu',

لا يغتسل رجل يوم الجمعة،  ويطهر ما استطاع من طهر، ويدهن من دهنه، أو يمس طيب بيته...

"Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari Jum'at,  menyucikan diri sesuai dengan sungguh-sungguh sesuai kemampuan, memakai minyak rambutnya, atau memakai minyak wangi yang ada di rumahnya..."

Ibnu Hajar  berkata:
"kata  من طهر, maksudnya adalah bersungguh-sungguhlah dalam menyucikan diri. Dan ketika digandengkan dengan kata mandi, maka maksudnya adalah membersihkan diri dengan memotong kumis, memotong kuku dan mencukur bulu kemaluan."

4. DISUNNAHKAN MEMAKAI BAJU YANG PALING BAGUS

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 3 Shafar 1441 H / 2 Oktober 2019 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAMuyassar #NAM121
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:
Channel Telegram:
       ● http://t.me/NAmuyassar
       ● http://t.me/nisaaassunnah
Website:
       ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namuyassar.html
       ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah
AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-121) AL-FIQH AL-MUYASSAR ((Pertemuan ke-121) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on February 01, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.