Tanya-Jawab Nisaa` As-Sunnah 1 (Kamis, 1 Rabi'ul Awwal 1438 H / 1 Desember 2016 M)

Tanya-Jawab Nisaa` As-Sunnah 1 (Kamis, 3 Shafar 1438 H / 3 November 2016 M)


Kamis, 1 Rabi'ul Awwal 1438 H / 1 Desember 2016 M
Dijawab oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid hafizhahallah



PERTANYAAN 1

Bismillah.
Afwan Ustadzah hafizhakillah, ana mau bertanya. 
Pada saat kita sedang sujud, mata kita melihat ke arah mana?
Apakah pada saat sujud mata harus terbuka?
Apabila ada uzur (demam/sakit kepala), bolehkah mata terpejam saat sujud?
Jazakumullahu khairan.

JAWABAN

Ketika shalat, mata kita tidak boleh 'terpejam' (tertutup) karena tasyabbuh dengan Nasrani yang memejamkan mata ketika berdoa.
Begitu pula ketika sujud, mata kita melihat ke arah  UJUNG HIDUNG'.

Kecuali jika ada uzur sakit, maka boleh sesekali menutup mata ketika shalat, Allahu a'lam wa barakallahu fiki.

PERTANYAAN 2

Bismillah.
Ustadzah, ana ingin menanyakan tentang Mutiara Hadits pada tanggal 26 November 2016 yang berbunyi:

Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah alaihisshalatu wassalam bersabda,

•••"Barang siapa yang mengucapkan setelah selesai shalat Subuh, dalam keadaan dia masih duduk tasyahud sebelum berbicara

” لَا إلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ ؛ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ،  
  
10 x (sepuluh kali) maka Allah akan menuliskan untuknya:

○ 10 Kebaikan,
○  Menghapus 10 kejelekan,
○  Mengangkatnya 10 derajat,
○  Dan sepanjang harinya tersebut dia dalam penjagaan dari segala hal yang dia benci,
○  Lalu dia juga akan dijaga dari syaithon,
○  Serta tiada satu dosapun yang akan membinasakannya dan menggugurkan amalannya pada hari itu kecuali kesyirikan kepada Alloh."•••

Syaikh Muhaddits al-Albani rahimahullah mengatakan,

[•••"Hadits ini Hasan lighairihi." Shahih at-Targhib 472•••]

○○○○○○○

Pertanyaan ana:

Apakah yang dimaksud posisi duduk itu setelah dzikir sesudah shalat atau sebelum dzikir?
Jazakallahu khairan.

JAWABAN

Faedah Pagi yang telah diposting di grup Nisaa' As-Sunnah pada tanggal 26 November 2016 bukan hadits Abu Dzar رضي الله عنه tapi yang benar adalah hadits yang dihasankan oleh Albani, tentang kriteria memilih calon suami/istri.

PERTANYAAN 3

Bismillah.
Ustadzah hafizhakillah, ana mau bertanya:

a. Ketika shalat khauf, kapankah waktu pelaksanaannya, apakah boleh dijamak atau diqashar saja pada waktunya?

b. Bolehkah 2 shalat sunnah diniatkan dalam sekali pelaksanaan, misal: shalat sunnah tahiyatul masjid dengan shalat sunnah qabla Zhuhur?
Jazakillahu khairan.

JAWABAN

a. Pembahasan tentang shalat khauf belum pernah dikaji di grup Nisaa' As-Sunnah, tunggu saja kajian fikih dari kitab 'Al-Fiqhul Muyassar' insya Allah akan sampai pada Bab Shalat Khauf.

b. Boleh shalat sunnah tahiyatul masjid diniatkan juga dengan shalat sunnah qabliyah Zhuhur jika memang waktu tidak cukup, yakni sudah mendekati diiqamahkan shalat fardhu.
Allahu a'lam wa barakallahu fiki.

PERTANYAAN 4

Afwan Ustadzah hafizhakillah, ana mau bertanya. 
Jika di hari Jum'at (afwan) berjimak sehabis shalat Shubuh, apakah dibolehkan? Apakah harus mendekati waktu shalat Jum'at?
Jazakumullahu khairan.

JAWABAN

Tidak ada larangan melakukan jimak sehabis shalat Shubuh di hari Jum'at, yakni boleh, dan tidak harus mendekati waktu shalat Jum'at. 
Allahu a'lam wa barakallahu fiki.

http://www.nisaa-assunnah.com
http://tlgrm.me/nisaaassunnah


Nisaa` As-Sunnah
Tanya-Jawab Nisaa` As-Sunnah 1 (Kamis, 1 Rabi'ul Awwal 1438 H / 1 Desember 2016 M) Tanya-Jawab Nisaa` As-Sunnah 1 (Kamis, 1 Rabi'ul Awwal 1438 H / 1 Desember 2016 M) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah on December 01, 2016 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.