AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 40)

http://t.me/fiqihmukminah

PERTEMUAN 40

┏━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
    🎀  KAJIAN FIKIH  🎀
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━┛

📚 Dari kitab:

AL-FIQH AL-MUYASSAR

(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

🌼 Akhawati fillah kita lanjutkan kajian fikih, dari kitab Al-Fiqhul Muyassar.

🏷 Kita telah sampai pada bab kesembilan HUKUM-HUKUM NAJIS DAN CARA MENYUCIKANNYA, kita lanjutkan mengkaji bagian kedua:

🕳 BENDA-BENDA NAJIS YANG DITETAPKAN OLEH DALIL

➎ MADZI

➦ Yakni, air berwarna putih, encer, dan lengket yang keluar ketika 
▪bercumbu, atau
▪memikirkan jimak (hubungan badan suami istri).

◽ Keluarnya MADZI ditandai dengan 
📌 tidak disertai syahwat,
📌 tidak memancar,
📌 dan tidak menyebabkan tubuh lemas,
📌 kadang-kadang seseorang tidak merasakan keluarnya.

✅ MADZI ini najis, berdasarkan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم kepada Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه,

توضأ واغسل ذكرك

"Berwudhulah dan cucilah kemaluanmu." (HR. Bukhari)

✅ Yakni dari (keluarnya) MADZI, maka tidak diperintahkan untuk mandi, untuk meringankan kesulitannya, sebab hal ini termasuk sesuatu yang sulit untuk dihindari.

❻ WADI

➦ Yaitu, air berwarna putih, kental, yang keluar setelah kencing.

🔴 Barang siapa mengeluarkan WADI,  maka hendaklah 
📌 mencuci kemaluannya,
📌 berwudhu (karena WADI membatalkan wudhu),
📌 dan tidak perlu mandi.

❼ DARAH HAIDH

🏷 Sebagaimana dalam hadits Asma bintu Abu Bakar رضي الله عنهما, dia berkata, "Seorang wanita datang kepada Nabi صلى الله عليه وسلم,  lalu bertanya,

إحدانا يصيب ثوبها من دم الحيضة،  كيف تضنع؟

'Salah seorang dari kami, pakaiannya terkena sebagian dari darah haidh, apa yang harus dilakukannya?'."

Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab,

تحته،  ثم تقرصه بالماء،  ثم تنضحه،  ثم تصلي فيه.

"Hendaklah dia mengeriknya, kemudian menguceknya dengan air, lalu membilasnya, kemudian bisa shalat dengan memakainya." (Muttafaqun 'alaih)

🔘 BAGIAN KETIGA

3⃣ TATA CARA MENYUCIKAN NAJIS

Bersambung insya Allah

✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 25 Jumadil Awal 1438 H / 22 Februari 2017 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

🔴 Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan ketika jadwal Tanya Jawab, hari Kamis dan Jum'at setiap awal bulan.

🍃 Barakallahu fikunna

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

🖥 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:

🌐 Website: 
       ● www.nisaa-assunnah.com
       
📠 Channel Telegram:
       ● http://tlgrm.me/nisaaassunnah
       ● http://tlgrm.me/fiqihmukminah


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀


AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 40) AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 40) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on May 12, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.