AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 44)


http://t.me/fiqihmukminah

PERTEMUAN 44

┏━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
    🎀  KAJIAN FIKIH  🎀
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━┛

📚 Dari kitab:

AL-FIQH AL-MUYASSAR

(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

🍃 Akhawati fillah kita lanjutkan kajian fikih, dari kitab Al-Fiqhul Muyassar.

● Bab kesepuluh tentang HAIDH​ DAN NIFAS, sekarang kita kaji bagian kelima: ⤵

5⃣ BEBERAPA HUKUM WAJIB DARI SEBAB HAIDH​

❶ Haidh​ mewajibkan mandi.

▫ Berdasarkan sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:

دعي الصلاة قدر الأيام التي كنت تحيضين فيها، ثم اغتسلي وصلي. 

"Tinggalkanlah shalat selama hari-hari kamu haidh​ padanya, kemudian mandilah dan shalatlah." (Muttafaqun 'alaih)

❷ BALIGH

▫ Berdasarkan sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:

لا يقبل الله صلاة حائض إلا بخمار.

"Allah tidak menerima shalat wanita yang sudah mendapati haidh (baligh),  kecuali dengan kerudung (menutup kepala)." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

🔺 Sungguh Nabi صلى الله عليه وسلم telah mewajibkan bagi wanita untuk menutup (kepala) disebabkan telah datangnya haidh, ini menunjukkan bahwa adanya beban syariat (mukallaf) disebabkan telah mendapati haidh, dan hal itu terwujud ketika BALIGH.

❸ MENJALANI 'IDDAH

🍂 Habisnya masa 'iddah bagi wanita yang ditalak dan semisalnya dengan menghitung HAIDH, bagi wanita yang masih haidh​, berdasarkan firman Allah ta'ala,

وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ ثَلَاثَةَ قُرُوءٍ ۚ 

"Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru." (QS. Al-Baqarah: 228)

Yakni tiga kali haidh​.**

❹ Hukum tentang bersihnya rahim (tidak hamil) ketika 'iddah dengan haidh​.

✅ CATATAN:

🌹Apabila seorang wanita haidh​ atau nifas, dan dia suci sebelum matahari terbenam (di waktu sore), maka dia harus shalat Zhuhur dan Ashar di hari itu (dengan cara dijamak).

🌹Dan siapa yang suci dari keduanya sebelum shubuh (di malam hari), maka dia harus shalat Maghrib   
🕋 Karena waktu shalat yang kedua adalah waktu untuk shalat yang pertama bagi orang yang dalam keadaan UZUR.

📚Ini adalah pendapat JUMHUR ulama; Al-Imam Malik, Al-Imam Asy-Syafi'i, dan Al-Imam Ahmad رحمهم الله.

● Bagian keenam:

Bersambung insya Allah

✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 8 Rajab 1438 H / 5 April 2017 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

🛑 Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

🍃 Barakallahu fikunna

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

🖥 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:

🌐 Website: 
       ● http://www.nisaa-assunnah.com
       
📠 Channel Telegram:
       ● http://tlgrm.me/nisaaassunnah
       ● http://tlgrm.me/fiqihmukminah


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 44) AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 44) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on October 04, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.