Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah (Pertemuan 52): Tentang Pengantin dan Sholat



📜🌾📜🌾📜🌾📜🌾📜🌾📜

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله، حمدا كثيرا طيبا مباركا فيه كما يحب ربنا ويرضى، أشهد أن لا إلــه إلا الله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، أما بعد:

🌺  Akhawati fillah, barakallahu fikunna. Insya Allah kita akan melanjutkan materi kita pada hari ini, yaitu:

📝 FATAWA AL-MAR'AH AL-MUSLIMAH 🌹

🖊 Oleh: Al-Imam Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i rahimahullah

نسأل الله العون...

📕 KITAB SHALAT 🕋

🔖 SOAL:

Bagaimana dengan shalat Maghrib dan Ashar bagi pengantin, karena para wanita hadir dan adatnya adalah pengantin wanita tidak berdiri dari tempatnya, dan hal ini mengganggu pikiranku❓❗

 🏷 JAWAB:

▫ Allah azza wajalla berfirman,

{حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ}

"Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat Wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'."
[QS. Al-Baqarah: 238]


▪ Dan Rasul shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

مَنْ فَاتَتْهُ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَه

"Barang siapa yang meninggalkan shalat Ashar, maka seakan-akan dia kehilangan keluarga dan hartanya"

▫ Dan beliau juga bersabda,

َ مَنْ تَرَكَ صَلَاةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

"Barang siapa meninggalkan shalat Ashar, sungguh terhapuslah amalannya."

🔥 Sehingga jika dia meninggalkan shalat Ashar, maka dia terhitung kafir dan akadnya batal, dan tidak boleh bagi suaminya mendatanginya. Karena Allah subhanahu wata'ala berfirman,

{وَلَا تُمْسِكُوا بِعِصَمِ الْكَوَافِرِ }

"Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir".
[QS. Al-Mumtahanah: 10]


▪ Dan Dia berfirman,

لَا هُنَّ حِلٌّ لَّهُمْ وَلَا هُمْ يَحِلُّونَ لَهُنَّ"

"Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka."
[QS. Al-Mumtahanah: 10]


▫ Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sebagaimana di dalam Sunan Abu Dawud, dari hadits Abu Buraidah radhiyallahu 'anhu,

ُ الْعَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلَاةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

"Perjanjian di antara kita dan mereka adalah shalat. Barang siapa meninggalkannya berarti ia kafir."

▪ Dan beliau bersabda sebagaimana dalam hadits Jabir di dalam Shahih Muslim:

لَيْسَ بَيْنَ الْعَبْدِ وَالشِّرْكِ والكفر إِلَّا الصَّلَاةِ فَمن تَرَكَهَا فَقَدْ كفر

"Tidak ada pembatas antara seorang hamba dengan kesyirikan dan kekufuran selain shalat. Jika ia meninggalkan shalat, maka ia telah kafir."

⚠ Dan membiarkan pengantin duduk di tempatnya dan tidak boleh berdiri adalah tidak disyari'atkan dan tidak boleh membiarkan pengantin wanita di pojok, kemudian tidak boleh ada seorang pun masuk menemuinya dan tidak boleh begini dan begitu.

🏞 Dahulu seorang wanita, dia adalah pengantinnya, akan tetapi dia membantu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan orang-orang yang hadir bersama beliau menyediakan kebutuhan mereka.

📼 Kaset Pertanyaan Wanita Ta'iz

📝 Fatawa Al-Mar'ah Al Muslimah lil Wadi'i rahimahullah.

✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Ubaidah Ruqayah Al-Ambuniyah hafizhahallah pada Senin, 26 Muharram 1439 H / 16 Oktober 2017 M

*===================*

🖥 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
🌐 Website:
       ○ http://www.nisaa-assunnah.com
📠 Channel Telegram:
       ○ http://t.me/nisaaassunnah

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah (Pertemuan 52): Tentang Pengantin dan Sholat Fatawa Al-Mar'ah Al-Muslimah (Pertemuan 52): Tentang Pengantin dan Sholat Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on October 19, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.