Kitab Fiqh Al-Mar'atul Muslimah (Pertemuan 153)



Pertemuan : 153


   KAJIAN FIKIH 


Dari kitab:
Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah


Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:


WAKTU-WAKTU YANG TERLARANG UNTUK MELAKUKAN SHALAT TATHAWWU (SUNNAH)

👉  Ada lima waktu secara terperinci dan ada tiga waktu secara ringkas.

Adapun 5 waktu terlarang secara terperinci sebagai berikut:

1. DARI TERBIT FAJAR YANG KEDUA

FAJAR KEDUA yaitu fajar yang sesungguhnya (fajar shodiq), yakni fajar yang melintang di ufuk langit.

FAJAR PERTAMA yakni dinamakan juga dengan 'fajar kadzib' (fajar dusta), merupakan fajar pemula bagi fajar yang kedua, akan tetapi fajar pertama ini tidak melintang dan melebar di ufuk langit tapi memanjang (mustathil).

FAJAR KEDUA 'membentang' (mustathir) seperti burung yang membentangkan kedua sayapnya, maka cahaya di ufuk langit melebar dari utara ke Selatan.

Sedangkan fajar pertama cahayanya memanjang dari timur ke barat.

Fajar pertama muncul  setengah jam sebelum fajar kedua, kemudian fajar pertama MENGHILANG (inilah fajar kadzib), sehingga langit kembali GELAP. Kemudian keluarlah fajar kedua.

Para ulama berkata tentang PERBEDAAN ANTARA FAJAR SHODIQ DENGAN FAJAR KADZIB,

Fajar pertama ➦fajar kadzib
Fajar kedua ➦ fajar shodiq

1. Fajar kedua cahayanya membentang atau melebar di ufuk langit. (Dilihat di bumi cahayanya melintang/horisontal, seperti garis (----). Keterangan pen.)

Fajar pertama cahayanya memanjang di tengah langit (Keterangan pen. dilihat dari bumi, cahaya muncul dari 'bawah ke atas langit, membentuk garis tegak lurus/vertika,  seperti angka 1). Selesai Keterangan pen.

2. Fajar kedua tidak ada kegelapan setelahnya.

Fajar pertama menghilang, dan langit kembali gelap.

3. Fajar kedua bersambung di ufuk.

Fajar pertama tidak bersambung, yakni fajar kedua kita dapati keberadaannya di bumi, adapun fajar pertama kembali hitam (gelap) di kaki langit.

Bersambung insya Allah

•••━══ ❁✿❁ ══━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Selasa, 18 Dzulqa'dah 1439 H / 31 Juli 2018 M.

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAFiqih #NAFQ153

 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
 Channel Telegram
       ● http://t.me/NAfiqih
 Website 
       ● http://www.nisaa-assunnah.com


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
Kitab Fiqh Al-Mar'atul Muslimah (Pertemuan 153) Kitab Fiqh Al-Mar'atul Muslimah (Pertemuan 153) Reviewed by Nisaa As-Sunnah 2 on August 01, 2018 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.