AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan 99)



Pertemuan : 99


 KAJIAN FIKIH

Dari kitab:
AL-FIQH AL-MUYASSAR
(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

BAB KEDELAPAN

TENTANG IMAMAH DALAM SHALAT 

Dalam bab ini terdiri dari beberapa bagian:

Yang dimaksud dengan IMAMAH adalah keterkaitan  shalatnya makmum dengan imamnya.

 BAGIAN PERTAMA

1. SIAPA YANG PALING BERHAK MENJADI IMAM?

 Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah menjelaskan siapa yang paling berhak dan paling utama menjadi imam dalam sabda beliau,

يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله، فإن كانوا في القراءة سواء فأعلمهم بالسنة، فإن كانوا في السنة سواء فأقدمهم هجرة، فإن كانوا في الهجرة سواء فأقدمهم سلما.

"Hendaklah yang mengimami suatu kaum adalah orang yang paling bagus bacaannya terhadap kitab Allah, maka jika mereka dalam bacaanya sama, maka yang paling mengetahui sunnah, jika mereka dalam sunnah sama, maka yang paling dulu hijrahnya, jika mereka dalam hijrahnya sama, maka yang paling dulu masuk Islam." (HR. Muslim)

ORANG YANG PALING UTAMA DAN PALING BERHAK MENJADI IMAM
Sebagai berikut:

1. YANG PALING BER-TAJWID (BAGUS) BACAANNYA

Yaitu orang yang menguasai bacaan Al-Qur'an dengan baik.
Dapat membacakannya dengan sempurna.
Mengetahui fikih shalat.

🔎 Jika ada dua orang yang pertama lebih bagus bacaannya dan yang kedua kurang bagus bacaannya tapi dia lebih mengerti fikih shalat, maka orang yang lebih faham fikih shalat didahulukan dari orang yang bacaannya bagus tapi kurang faham fikih shalat. Maka kebutuhan pada pemahaman fikih shalat dan hukum-hukumnya lebih dibutuhkan daripada kebutuhan pada bagusnya bacaan.

2. KEMUDIAN ORANG YANG LEBIH FAKIH DAN MENGERTI SUNNAH

🔎 Jika ada dua imam yang sama dalam bacaanya tapi salah satu dari keduanya lebih fakih dan lebih mengetahui sunnah, maka lebih didahulukan yang lebih fakih, berdasarkan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم,

فإن كانوا في القراءة سواء فأعلمهم بالسنة 

"maka jika mereka sama dalam bacaanya, maka yang paling mengetahui sunnah di antara mereka."

3. Bersambung insya Allah


  Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 8 Shafar 1440 H / 17 Oktober 2018 M

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAMuyassar #NAM99
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:
Channel Telegram:
       ● http://t.me/NAmuyassar
Website: 
       ● http://www.nisaa-assunnah.com


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan 99) AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan 99) Reviewed by Nisaa As-Sunnah 2 on October 17, 2018 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.