TAKBIR MUQAYYAD (terikat waktu) dan TAKBIR MUTHLAQ (tidak terikat waktu).



🚠⛵️ TAKBIR MUQAYYAD (terikat waktu) dan TAKBIR MUTHLAQ (tidak terikat waktu).


📬 Pertanyaan:

Saya mendengar sebagian orang pada hari-hari Tasyriq (11,12,13 Dzulhijjah) bertakbir di setiap selesai shalat lima waktu sampai pada shalat 'ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Apakah amalan mereka ini benar ataukah tidak?


☀ Jawaban:



Takbir Muthlaq dan Takbir Muqayyad disyariatkan pada hari 'Idul Adha.

Takbir Muthlaq dilakukan di sepanjang waktu mulai awal masuknya bulan Dzulhijjah sampai pada akhir hari Tasyriq.


☑ Adapun Takbir Muqayyad dilakukan di setiap selesai shalat lima waktu,

▪📆 dimulai dari shalat shubuh hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) ➡️📆sampai pada shalat ashr di akhir hari Tasyriq (tanggal 13 Dzulhijjah).


📜 Amalan ini disyariatkan berdasarkan :

✅ ijma' , dan

✅ perbuatan para sahabat -radhiyallahu 'anhum-.


Wa billahi at taufiq, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya.

🏫 al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiyyah wa al-Ifta' no.10777

•••••••••••••••••••••


🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya

💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~


🌠🌇⭐️ TATA CARA TAKBIR


💠 Dahulu Ibnu 'Abbas radhiyallahu anhuma bertakbir dengan mengatakan


لله أكبر ، الله أكبر ، الله أكبر ، لا إله إلا الله، والله أكبر ، الله أكبر، ولله الحمد



Asy-Syaikh al-Albani --rahimahullah-- berkata, "(hadits ini) Shahih " (sebagaimana) dalam kitabnya [ Irwaul Ghalil, pada takhrij hadits-hadits Manaar As Sabil no. 135 ].

💠 Dari shahabat Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu, dahulu beliau bertakbir pada hari-hari tasyriq


الله أكبر ، الله أكبر، لا إله إلا الله، والله أكبر، الله أكبر، ولله الحمد

Asy-Syaikh al-Albani --rahimahullah-- berkata dalam kitabnya al-Irwa' (3/125), "(hadits ini) diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah (2/2/2) dan sanadnya shahih.

Akan tetapi (Ibnu Abi Syaibah) menyebutkan sanad yang sama pada tempat yang lain dengan tiga takbir. Begitu juga al-Imam al-Baihaqi meriwayatkan (3/315) dari Yahya bin Sa'id, dari al-Hakam -Ibnu Farrukh Abu Bakkaar-, dari 'Ikrimah, dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu anhuma dengan tiga takbir, dan sanadnya shahih".

💠 Dari shahabat Ibnu 'Umar radhiyallahu anhuma, sesungguhnya Rasulullah shallallhu alihi wa sallam apabila keluar untuk melakukan shalat id beliau mengangkat suara seraya bertahlil dan bertakbir.

•••••••••••••••••••••


🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya


📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~


🌳🌴 PERBANYAKLAH TAKBIR WAHAI KAUM MUSLIMIN



🖊🚉 "Pada hari-hari ini (10 pertama Dzulhijjah) kaum muslimin bertakbir, baik di masjid-masjid, pasar, rumah, maupun di jalan-jalan. Baik ketika mukim maupun safar. 

Dalam rangka mengikuti Sunnah Rasulullah — shallallahu alaihi wa sallam — "


‏في هذه الأيام يكبر المسلمون في المساجد، والأسواق، والمنازل، والطرقات، مقيمين ومسافرين، اتباعا لسنة #رسول_اللهﷺ . #التكبير

Lihat Tweet @ssa_at: https://twitter.com/ssa_at/status/773109094215475201?s=09

•••••••••••••••••••••


🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya

💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

📬 Diposting ulang hari Jum'at, 1 Dzulhijjah 1440 H / 2 Agustus 2019 M


🌐 http://www.nisaa-assunnah.com

📠 http://t.me/nisaaassunnah



🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀




TAKBIR MUQAYYAD (terikat waktu) dan TAKBIR MUTHLAQ (tidak terikat waktu). TAKBIR MUQAYYAD (terikat waktu) dan TAKBIR MUTHLAQ (tidak terikat waktu). Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on August 02, 2019 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.