Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 27)

http://t.me/NAmanhaj

Pertemuan 27

KAJIAN MANHAJ

Dari kitab:
Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if
(Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah dalam Mengkritisi Orang, Kitab dan Golongan)

Penulis:
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali حفظه الله تعالى

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA CONTOH JARH DARI ULAMA AHLUSSUNNAH TANPA SEDIKIT PUN MENYEBUTKAN SISI KEBAIKANNYA:

AL-IMAM AHMAD رحمه الله

1. Al-Marruudzi berkata,

"Sesungguhnya Abu Abdillah (yakni Al-Imam Ahmad) menyebutkan tentang Harits Al-Muhasibi:

"Harits adalah sumber bencana - yakni kebid'ahan aqidah Jahm (jahmiyyah) -, penyakitnya hanya  pada Harits."

2. Habib bin Abi Hilal. Al-Imam Ahmad berkata,

متروك
"Matruuk."

3. Habib bin Jahdar:

كذبه أحمد.

"Al-Imam Ahmad menghukuminya dengan 'kadzdzab'."

4. Al-Hasan bin Dzakwan:

Al-Imam Ahmad berkata,

"أحاديثه أباطيل"

"Ahaditsuhu Abaathil (hadits-haditsnya bathil)."

Dalam riwayat lain, dikatakan,

ليس بذاك
"Laysa bidzaaka"

Yakni perawi yang tidak kuat/lemah periwayatannya.

5. Khalid bin Yazid bin Abdirrahman Al-Hamdani:

Al-Imam Ahmad berkata,

ليس بشيء

"Laysa bisyai'.

CATATAN:

Mohon afwan dan maklum adanya, bahwa kalimat-kalimat di atas merupakan 'Uslub Jarh' yang tidak bisa seluruhnya  diterjemahkan, sehingga harus difahami apa adanya berupa uslub berbahasa Arab. (Selesai Keterangan penerjemah).

Contoh Jarh berikutnya dari:

AL-IMAM BUKHARI رحمه الله تعالى

1. Jisr bin Farqad yang meriwayatkan darinya Yahya bin Adh-Dharis dan yang lain. Al-Imam Al-Bukhari menjarh dengan mengatakan,

'ليس بذاك'

"Laysa bidzaaka."

2. Khalid bin Iyas Al-Qurasyi Al-Adawi Al-Madani.

Dikatakan,

'ليس بشيء'

"Laysa bisyai'."

3. Dawud bin al-Muhabbir.

Dikatakan,

'منكر الحديث، شبه لا شيء'

"Munkarul hadits (hadits-haditsnya mungkar), syubahun la syai'."

4. Dawud bin Atha', Abu Sulaiman Al-Madani.

Dikatakan,

'منكر الحديث'

"Mungkarul Hadits."

Al-Imam Ahmad mengatakan,

'رأيته وليس بشيء'

"Aku melihatnya, laysa bisyai'."

KALIMAT JARH YANG BERIKUTNYA DARI:

AL-IMAM AN-NASA'I رحمه الله تعالى

1. Ibrahim bin Utsman Abu Syaibah.

Dikatakan,

'متروك الحديث، كوفي'

"Matruk Al-Hadits, Kuufiy."

2. Ibrahim bin Al-Hakim bin Abban.

Dikatakan,

'متروك الحديث، عدني'

"Matruk Al-Hadits, Adniy."

3. Ibrahim bin Khutsaim.

'متروك الحديث، بغدادي'

"Matruk Al-Hadits, Baghdadiy."

4. Ibrahim bin Yazid Al-Khawziy:

'متروك الحديث، بغدادي'

"Matruk Al-Hadits, Baghdadiy."

5. Asy-'ats bin Sa'id As-Sammaan:

'ليس بشيء '

"Laysa bisyai'."

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Senin, 29 Shafar 1441 H / 28 Oktober 2019.
______

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAManhaj #NAManhaj27
======================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Channel Telegram
      ● http://t.me/NAmanhaj
      ● http://t.me/nisaaassunnah
Website
      ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namanhaj.html
      ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah

Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 27) Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 27) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on November 20, 2019 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.