Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 153 )





KAJIAN TAUHID




Dari kitab:


Tsalatsatul Ushul

(Tiga Landasan Utama)



Penulis:

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى



Syarah/Penjelasan oleh:

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله




بسم الله الرحمن الرحيم

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد




BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGINGKARI HARI KEBANGKITAN:



4. Bahwa hikmah dibalik adanya hari kebangkitan setelah kematian adalah untuk membalas setiap jiwa sesuai dengan amal perbuatannya.


Seandainya tidak ada hari kebangkitan, maka penciptaan manusia hanyalah sia-sia, tidak ada nilai dan hikmahnya, maka tidak ada bedanya antara manusia dan hewan dalam kehidupan ini.



Allah ta'ala berfirman,


أَفَحَسِبۡتُمۡ أَنَّمَا خَلَقۡنَٰكُمۡ عَبَثٗا وَأَنَّكُمۡ إِلَيۡنَا لَا تُرۡجَعُونَ

"Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" (QS. Al-Mu'minun: 115)




فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡحَقُّۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡكَرِيمِ

"Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada sesembahan (yang berhak disembah) selain Dia, Rabb (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia." (QS. Al-Mu'minun: 116)



Allah ta'ala juga berfirman,



إِنَّ ٱلسَّاعَةَ ءَاتِيَةٌ أَكَادُ أُخۡفِيهَا لِتُجۡزَىٰ كُلُّ نَفۡسِۭ بِمَا تَسۡعَىٰ



" Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan."
(QS. Thaha: 15)



Allah ta'ala juga berfirman,



وَأَقۡسَمُواْ بِٱللَّهِ جَهۡدَ أَيۡمَٰنِهِمۡ لَا يَبۡعَثُ ٱللَّهُ مَن يَمُوتُۚ بَلَىٰ وَعۡدًا عَلَيۡهِ حَقّٗا وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ



Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati.” Tidak demikian (pasti Allah akan membangkitkannya), sebagai suatu janji yang benar dari-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."
(QS. An-Nahl: 38)





لِيُبَيِّنَ لَهُمُ ٱلَّذِي يَخۡتَلِفُونَ فِيهِ وَلِيَعۡلَمَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّهُمۡ كَانُواْ كَٰذِبِينَ

"Agar Dia menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar orang kafir itu mengetahui bahwa mereka adalah orang yang berdusta." (QS. An-Nahl: 39)




إِنَّمَا قَوۡلُنَا لِشَيۡءٍ إِذَآ أَرَدۡنَٰهُ أَن نَّقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ 


"Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu."
(QS. An-Nahl: 40)



Allah ta'ala juga berfirman:



زَعَمَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَن لَّن يُبۡعَثُواْۚ قُلۡ بَلَىٰ وَرَبِّي لَتُبۡعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلۡتُمۡۚ وَذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٞ



"Orang-orang yang kafir mengira, bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Katakanlah (Muhammad), “Tidak demikian, demi Rabbku, kamu pasti dibangkitkan, kemudian diberitakan semua yang telah kamu kerjakan.” Dan yang demikian itu mudah bagi Allah."
(QS. At-Taghabun: 7)



Maka apabila keterangan (dalil-dalil) telah jelas bagi orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan, akan tetapi mereka tetap ingkar, maka mereka termasuk orang-orang yang sombong dan membangkang. Maka kelak orang-orang yang zhalim itu akan mengetahui ke mana mereka akan kembali (di hari kiamat).



•••━══ ❁✿❁ ══━•••


Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 26 Jumadil Akhir 1441 H / 20 Februari 2020.


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.


Barakallahu fikunna



#NATauhid #NAT153

====================


Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:


Channel Telegram







Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 153 ) Tsalatsatul Ushul ( Pertemuan ke - 153 ) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on February 20, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.