Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 31)


http://t.me/NAmanhaj

Pertemuan 31

KAJIAN MANHAJ

Dari kitab:
Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if
(Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah dalam Mengkritisi Orang, Kitab dan Golongan)

Penulis:
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali حفظه الله تعالى

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

Kemudian As-Suuyaan mulai membawakan dalil-dalil. Dia berkata,

Allah ta'ala berfirman,

 ۞ وَمِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ مَنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِقِنطَارٖ يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ وَمِنۡهُم مَّنۡ إِن تَأۡمَنۡهُ بِدِينَارٖ لَّا يُؤَدِّهِۦٓ إِلَيۡكَ إِلَّا مَا دُمۡتَ عَلَيۡهِ قَآئِمٗاۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمۡ قَالُواْ لَيۡسَ عَلَيۡنَا فِي ٱلۡأُمِّيِّـۧنَ سَبِيلٞ وَيَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ ٱلۡكَذِبَ وَهُمۡ يَعۡلَمُونَ

"Dan di antara Ahli Kitab ada yang jika engkau percayakan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Tetapi ada (pula) di antara mereka yang jika engkau percayakan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka berkata, “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang buta huruf.” Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui." (QS.Al-Imran:75)

Dalam ayat di atas Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi mencela Yahudi secara umum, akan tetapi di waktu yang sama juga menjelaskan bahwa sebagian mereka ada yang menunaikan amanat dan tidak khianat.

Keterangan penerjemah

Menurut As-Suuyaan bahwa dalam ayat di atas Allah ta'ala telah berfirman dengan 'muwazanah' (seimbang), yakni menyebutkan sisi positif dan sisi negatif yang ada pada orang-orang Yahudi. (selesai keterangan pen).

Oleh karena itu Allah ta'ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُواْ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا يَجۡرِمَنَّكُمۡ شَنَـَٔانُ قَوۡمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعۡدِلُواْۚ ٱعۡدِلُواْ هُوَ أَقۡرَبُ لِلتَّقۡوَىٰۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah! Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Maidah: 8)

AKU KATAKAN:
(yakni jawaban dari Asy-Syaikh Rabi' حفظه الله,

1. Sebatas yang saya ketahui, tidak ada seorangpun, baik dari kalangan para sahabat yang di antara mereka ada 'lautan ilmu' Ibnu Abbas, dan tidak pula ada dari kalangan para ulama tafsir yang mengatakan bahwa ayat ini mengandung 'muwazanah' antara sisi positif dan negatif dan tidak pula semakna dengan itu. Dan tidak boleh bagi kita untuk menyalahi pemahaman para ulama salaf.

2. Yang difahami oleh ulama tafsir, bahwa ayat tersebut merupakan 'tahdzir' (peringatan).

Tahdzir secara umum maupun khusus. Adapun secara umum yaitu sebagaimana perkataan Imam Al-Qurtubi رحمه الله,

"Allah ta'ala mengabarkan bahwa pada orang-orang Ahlul Kitab ada di antara mereka yang memiliki sifat khianat dan ada pula yang amanah, sedangkan orang-orang Mukmin tidak bisa membedakan mereka (yakni tidak tahu mana Yahudi yang amanah dan mana yang khianat, pen.), maka orang-orang Mukmin harus menjauhi Yahudi semuanya. Adapun penyebutan Ahlul Kitab secara khusus dalam ayat tersebut, meskipun di antara orang-orang Mukmin juga seperti itu (yakni ada yang amanah dan ada pula yang khianat, pen.), disebabkan mayoritas mereka bersifat khianat, maka ayat menjelaskan secara umum, wallahu a'lam." (Tafsir Al-Qurtubi 4/116).

Adapun makna ayat secara khusus, sebagaimana yang difahami dari perkataan Ibnu Katsir رحمه الله dalam Tafsir Ibnu Katsir 1/374.

Yang nampak bagiku bahwa Tafsir Al-Qurtubi lebih tepat maknanya.

3. Bersambung insya Allah.

•••━════━•••
Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Senin, 16 Jumadil Akhir 1441 H / 10 Februari 2020.
__

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAManhaj #NAManhaj31
======================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Channel Telegram
      ● http://t.me/NAmanhaj
      ● http://t.me/nisaaassunnah
Website
      ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namanhaj.html
      ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah
Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 31) Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 31) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on February 21, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.