AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan ke-132)


http://t.me/NAmuyassar

Pertemuan 132

KAJIAN FIKIH

Dari kitab:
AL-FIQH AL-MUYASSAR
(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

BAGIAN KEENAM

6. SUNNAH-SUNAH YANG SEPANTASNYA DIKERJAKAN DALAM SHALAT ISTISQA'

1. Hendaklah:

- memperbanyak berdoa yang diriwayatkan dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam perkara ini,
- menghadap kiblat di akhir doa,
- membalikkan kain rida'nya (kain sorbannya), ujung yang kanan dipindahkan ke kiri dan yang kiri dipindahkan ke kanan. Demikian juga pakaian yang mirip rida', seperti jubah (pakaian luar yang terbuka), dan semisalnya. Telah diriwayatkan secara shahih,

أن النبي صلى الله عليه وسلم حول إلى الناس ظهره واستقبل القبلة، ثم حول رداءه.

"Bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم membalikkan punggungnya kepada orang-orang (yakni membelakangi) dan beliau menghadap kiblat, kemudian beliau membalikkan kain rida'  beliau."  Muttafaqun 'alaihi, diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. (1011) dan Muslim, no. (864)

Ada yang mengatakan, hikmah membalikkan kain rida' adalah untuk menimbulkan rasa optimis agar Allah ta'ala merubah keadaan dari kondisi yang dialami.

2. Disunnahkan untuk keluar melaksanakan shalat istisqa' semua kaum Muslimin, termasuk wanita dan anak-anak.

3. Disunnahkan berangkat dengan khusyuk, tunduk dan merendahkan hati, karena Nabi صلى الله عليه وسلم keluar menuju shalat Istisqa' dalam keadaan merendahkan hati, tunduk, khusyuk dan tawadhu. HR. (At-Tirmidzi, dikatakan hadits hasan shahih)

4. Disunnahkan berdiri ketika awal hujan turun agar air hujan mengenai tubuhnya, sambil membaca:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Allahumma shayyiban naafi'an

"Ya Allah! Turunkanlah hujan deras yang bermanfaat."

Dan juga mengucapkan:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Muthirna bifadhlillahi warahmatih

"Telah diturunkan hujan kepada kami, dengan karunia dan rahmat Allah."

5. Apabila turun hujan lebat dan dikhawatirkan akan menimbulkan mudharat/berbahaya, maka disunnahkan untuk membaca,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الظِّرَابِ وَالْآكَامِ  وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawaalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alazh zhirabi wal akaami, wa buthunil audiyati, wa manaabitisy syajari

"Ya Allah! Turunkanlah hujan di sekitar kami dan jangan Engkau turunkan menimpa kami, Ya Allah! Alihkanlah ia ke bukit-bukit, dataran tinggi, lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pohon." (Muttafaqun 'alaih, diriwayatkan oleh Al-Bukhari, no. (1021), dan Muslim, no. (897), dan lafazhnya milik beliau)

BAB KEEMPAT BELAS

Bersambung insya Allah.

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 23 Rajab 1441 H / 18 Maret 2020 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAMuyassar #NAM132
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:
Channel Telegram:
       ● http://t.me/NAmuyassar
       ● http://t.me/nisaaassunnah
Website:
       ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namuyassar.html
       ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah

AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan ke-132) AL-FIQH AL-MUYASSAR (Pertemuan ke-132) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on March 24, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.