Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah ( Pertemuan ke - 218 )





 KAJIAN FIKIH



Dari kitab:

Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah



Penulis:

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله



بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:



BATAS WAKTU TERJADINYA LAILATUL QADAR 



Di dalam Al-Qur'an tidak ada keterangan kapan terjadinya Lailatul Qadar, akan tetapi dalam beberapa hadits shahih dijelaskan bahwa Lailatul Qadar terjadi di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم i'tikaf pada sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan untuk mendapati lailatul qadar, kemudian beliau i'tikaf sepuluh hari di pertengahan bulan Ramadhan, lalu dikatakan,

 "Sesungguhnya Lailatul Qadar itu di sepuluh malam terakhir, dan Rasulullah صلى الله عليه وسلم akhirnya mendapatinya, pada waktu subuh beliau sujud di tanah yang tercampur dengan air hujan. 

Kisahnya, bahwa beliau i' tikaf di malam dua puluh satu bulan Ramadhan, kemudian turun hujan dan  atap masjid bocor, karena dahulu masjid Nabi صلى الله عليه وسلم atapnya terbuat dari pelepah kurma, maka ketika beliau shalat Fajar bersama para sahabat lalu sujud di atas tanah yang basah karena hujan.



Anas رضي الله عنه berkata,


فرأيت الماء والطين على جبهته، فسجد في ماء وطين.


"Aku melihat air dan tanah basah di kening beliau, beliau sujud di air dan tanah basah." HR. Al-Bukhari (1923) dan Muslim (1167)


Para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم bermimpi Lailatul Qadar terjadi pada tujuh malam akhir di bulan Ramadhan, maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,


أرى رؤياكم قد تواترت في هذه السبع الأواخر، فمن كان متحريها فليتحرها في السبع الأواخر.


"Aku melihat mimpi-mimpi kalian sama di tujuh malam akhir, maka barang siapa yang berusaha mencarinya, carilah ia di tujuh malam terakhir." HR. Al-Bukhari (1911) dan Muslim (1165).



TERJADINYA LAILATUL QADAR BERUBAH-RUBAH


Bisa jadi di satu tahun Lailatul Qadar terjadi pada malam dua puluh satu, di tahun yang lain terjadi pada malam dua puluh tiga, dan seterusnya, yang demikian itu mengandung hikmah "agar manusia bersemangat dalam beribadah selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan."



SEBAB PENAMAAN LAILATUL QADAR


1️⃣ Karena di malam itu ditentukan takdir selama setahun (yakni takdir tahunan), sebagaimana firman Allah ta'ala:


فِيهَا يُفۡرَقُ كُلُّ أَمۡرٍ حَكِيمٍ


"Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah."  QS. Ad-Dukhan: 4



2️⃣ Karena qadar bermakna syaraf, yakni mulia.


Sebagaimana firman Allah ta'ala:


وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ


"Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?"



لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ


" Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."  QS. Al-Qadar: 2-3



3️⃣ Karena ibadah di malam itu memiliki keistimewaan besar.


Berdasarkan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم:

 
من قام ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه. 


"Barang siapa bangun (shalat, ibadah) di malam Lailatul Qadar disertai keimanan dan berharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."  HR. Al-Bukhari dan Muslim



CATATAN:


◼️Malam-malam ganjil lebih ditekankan, tapi bukan berarti Lailatul Qadar tidak terjadi kecuali di malam-malam ganjil. 


◼️Termasuk amalan bid'ah mengkhususkan umrah di malam Lailatul Qadar. 


◼️Malam dua puluh tujuh lebih ditekankan. 


◼️Pahala Lailatul Qadar didapatkan oleh orang yang menghidupkannya meskipun dia tidak tahu bahwa itu adalah malam Lailatul Qadar. 



TANDA-TANDA LAILATUL QADAR: 



Bersambung insya Allah



•••━══ ❁✿❁ ══━•••



Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Selasa, 11 Shafar 1442 H / 29 September 2020 M.


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.



Barakallahu fikunna



#NAFiqih #NAFQ218


===================



Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah yang telah berlalu, silakan mengunjungi:


Channel Telegram

       ● http://t.me/NAfiqih



Website 






🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀










 

Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah ( Pertemuan ke - 218 ) Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah  ( Pertemuan ke - 218 ) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on October 02, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.