HADITS KESEPULUH : SYARH NO. 24 ( ADAB-ADAB DALAM BERDOA )






HADITS KESEPULUH  :  SYARH NO. 24 


🏷️ ADAB-ADAB DALAM BERDOA 🏷️



عن أبي هريرة: وذكَرَ الرجلَ يُطيلُ السفرَ أشعثَ أغبرَ يمدُّ يدَه إلى السماءِ يا ربِّ يا ربِّ ومطعمُه حرامٌ ومشربُه حرامٌ وملبسُه حرامٌ وغُذِيَ بالحرامِ فأنّى يُستجابُ لذلك



💬 Dari Abu Hurairah, 

❝Kemudian Rasulullah ﷺ menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan safar dalam perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu, dia mengangkat tangannya ke langit sambil berdoa,

 "Ya Rabbi ya Rabbi", 

tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan perutnya dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan.❞ (HR. Muslim no. 105)



▫️ Dalam hadits ini mengajarkan tentang adab-adab berdoa, sebab-sebab doa dikabulkan, dan sebab-sebab doa tidak dikabulkan.


📚 Jami'ul Ulum wal Hikam, halaman 104



•••●✿❁✿●•••



✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Selasa, 2 Sya'ban 1442 H / 16 Maret 2021 M







🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀










 

HADITS KESEPULUH : SYARH NO. 24 ( ADAB-ADAB DALAM BERDOA )  HADITS KESEPULUH  :  SYARH NO. 24 ( ADAB-ADAB DALAM BERDOA ) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on April 09, 2021 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.