WAKTU IMSAK MENJELANG SUBUH PADA BULAN RAMADHAN ADALAH BID'AH





WAKTU IMSAK MENJELANG SUBUH PADA BULAN RAMADHAN ADALAH BID'AH


✍๐Ÿป Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah



๐Ÿ“ซ Pertanyaan:


Kami melihat pada sebagian kalender bulan Ramadhan terdapat sebuah kolom yang disebut dengan kolom imsak, yaitu menjadikan sepuluh atau lima belas menit sebelum shalat Subuh (sebagai batasan untuk tidak lagi makan dan minum). 

Apakah yang seperti ini ada dasarnya dari Sunnah ataukah termasuk bid’ah? Berilah kami fatwa. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.



๐Ÿ”“  Jawaban:


Ini termasuk bid’ah. 

Perbuatan ini tidak ada dasarnya dari Sunnah, bahkan bertolak belakang dengannya.


Allah ta’ala berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia,



ูˆَูƒُู„ُูˆุงْ ูˆَูฑุดْุฑَุจُูˆุงْ ุญَุชَّู‰ٰ ูŠَุชَุจَูŠَّู†َ ู„َูƒُู…ُ ูฑู„ْุฎَูŠْุทُ ูฑู„ุฃَุจْูŠَุถُ ู…ِู†َ ูฑู„ْุฎَูŠْุทِ ูฑู„ุฃَุณْูˆَุฏِ ู…ِู†َ ูฑู„ْูَุฌْุฑِ ุซُู…َّ ุฃَุชِู…ُّูˆุงْ ูฑู„ุตِّูŠَุงู…َ ุฅِู„َู‰ ูฑู„َّูŠْู„ِ ูˆَู„ุงَ ุชُุจَู€ٰุดِุฑُูˆู‡ُู†َّ ูˆَุฃَู†ุชُู…ْ ุนَู€ٰูƒِูُูˆู†َ ูِูŠ ูฑู„ْู…َุณَู€ٰุฌِุฏِ ุชِู„ْูƒَ ุญُุฏُูˆุฏُ ูฑู„ู„َّู‡ِ ูَู„ุงَ ุชَู‚ْุฑَุจُูˆู‡َุง ูƒَุฐٰู„ِูƒَ ูŠُุจَูŠِّู†ُ ูฑู„ู„َّู‡ُ ุขูŠَุงุชِู‡ِ ู„ِู„ู†َّุงุณِ ู„َุนَู„َّู‡ُู…ْ ูŠَุชَّู‚ُูˆู†َ



“Makan dan minumlah kalian hingga jelas bagimu perbedaan antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datangnya malam. 

Dan janganlah kalian mencampuri mereka ketika kalian sedang beri’tikaf di dalam masjid. 

Itulah ketentuan-ketentuan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. 

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.”



Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,



«ุฅู† ุจู„ุงู„ุงً ูŠุคุฐู† ุจู„ูŠู„، ููƒู„ูˆุง ูˆุงุดุฑุจูˆุง ุญุชู‰ ุชุณู…ุนูˆุง ุฃุฐุงู† ุงุจู† ุฃู… ู…ูƒุชูˆู…، ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุคุฐู† ุญุชู‰ ูŠุทู„ุน ุงู„ูุฌุฑ»



“Sesungguhnya, Bilal mengumandangkan azan pada waktu malam, maka makan dan minumlah hingga kalian mendengar azan Ibnu Ummi Maktum. 

Sebab, dia tidaklah mengumandangkan azan kecuali bila fajar telah terbit.”


Waktu imsak yang dibuat-buat oleh sebagian manusia ini merupakan tambahan terhadap ketetapan Allah sehingga merupakan perkara yang batil. Bahkan, hal itu termasuk dari sikap tanathu’ (berlebih-lebihan/memberat-beratkan diri) dalam beragama kepada Allah.



Sungguh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,



«ู‡ู„ูƒ ุงู„ู…ุชู†ุทุนูˆู†، ู‡ู„ูƒ ุงู„ู…ุชู†ุทุนูˆู†، ู‡ู„ูƒ ุงู„ู…ุชู†ุทุนูˆู†».



“Binasalah orang-orang yang memberat-beratkan diri. 

Binasalah orang-orang yang memberat-beratkan diri. Binasalah orang-orang yang memberat-beratkan diri.”



--Selesai penukilan dari beliau rahimahullah--





⚪ WhatsApp Salafy Indonesia

⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy



๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž


๐Ÿ“ฌ Diposting ulang hari Rabu, 2 Ramadhan 1442 H / 14 April 2021 M






๐ŸŽ€ Nisaa` As-Sunnah ๐ŸŽ€











 

WAKTU IMSAK MENJELANG SUBUH PADA BULAN RAMADHAN ADALAH BID'AH  WAKTU IMSAK MENJELANG SUBUH PADA BULAN RAMADHAN ADALAH BID'AH Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on April 19, 2021 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.