Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 48) : INABAH (KEMBALI KEPADA ALLAH)

INABAH (KEMBALI KEPADA ALLAH)



KAJIAN TAUHID
Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)
Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى
Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله


بسم الله الرحمن الرحيم
:الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

Akhawati fillah kita lanjutkan kajian TAUHID, masih pada MACAM-MACAM IBADAH.

Kita kaji sekarang ibadah INABAH

Kita kembali pada matan:


:ودليل الإنابة قوله تعالى

{وأنيبوا إلى ربكم وأسلموا له}


"Dalil inabah (kembali kepada Allah). firman Allah ta'ala, 'Dan kembalilah kalian kepada Rabb kalian dan berserah dirilah kalian kepada-Nya'." (QS. Az-Zumar: 54)



SYARAH/PENJELASAN

INABAH adalah kembali kepada Allah ta'ala dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya serta meninggalkan kemaksiatan kepada-Nya.

INABAH dekat dengan makna TAUBAT.
Hanya saja INABAH lebih halus dan dalam dari taubat, sebab inabah mengandung sikap
menyandarkan diri, dan
berlindung kepada Allah.

Karena INABAH ini adalah IBADAH, maka tidak boleh, kecuali hanya ditujukan kepada Allah semata.
Dalilnya adalah firman Allah ta'ala:

وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ



"Dan kembalilah kalian kepada Rabb kalian dan berserah dirilah kalian kepada-Nya." (QS. Az-Zumar: 54)



Dan maksud dari firman Allah ta'ala:

وَأَسْلِمُوا لَهُ



"Dan berserah dirilah kalian kepada-Nya." (QS. Az-Zumar: 54)



Yakni berserah diri kepada hukum-hukum syariat Allah.

Hal itu karena berserah diri kepada Allah ta'ala ada dua macam, yaitu:

ISLAM KAUNI

Yakni berserah diri kepada hukum Allah yang bersifat kauni (berupa takdir Allah).

Ini UMUM untuk seluruh makhluk yang di langit dan di bumi, baik yang mukmin maupun yang kafir, baik makhluk yang berbakti maupun yang fajir/jelek. Tidak satupun dari makhluk untuk mengelak dari-Nya.
Dalilnya adalah firman Allah ta'ala:

وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ



"Dan kepada-Nya berserah diri semua yang di langit dan di bumi, baik dengan rela maupun terpaksa dan hanya kepada Allah mereka dikembalikan." (QS. Al-Imran: 83)



ISLAM SYAR'I

Yakni berserah diri terhadap hukum-hukum syariat Allah.

Ini KHUSUS ada pada orang yang taat kepada Allah dari kalangan para Rasul dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan cara yang baik. Dalilnya dalam Al-Quran banyak sekali, di antaranya adalah ayat yang telah disebutkan oleh penulis رحمه الله.

Alhamdulillah selesai syarah

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 2 Rajab 1438 H / 30 Maret 2017.


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.


Barakallahu fikunna

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:

Website
      ● http://www.nisaa-assunnah.com
     
Channel Telegram
      ● http://t.me/nisaaassunnah
      ● http://t.me/tsalatsatulushul



Nisaa` As-Sunnah
Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 48) : INABAH (KEMBALI KEPADA ALLAH) Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 48) : INABAH (KEMBALI KEPADA ALLAH) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 1 on April 20, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.