Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 70): Makna Syahadat محمدا رسول الله lanjutan


┏━━━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
    🎀  KAJIAN TAUHID  🎀
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━━━┛

📚 Dari kitab:
Tsalatsatul Ushul
(Tiga Landasan Utama)

📝 Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

📗 Syarah/penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

📍 Allah ta'ala berfirman:

قُلْ إِنِّي لَا أَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا رَشَدًا. قُلْ إِنِّي لَنْ يُجِيرَنِي مِنَ اللَّهِ أَحَدٌ وَلَنْ أَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَدًا

Katakanlah (wahai Nabi), "Sesungguhnya aku tidak berkuasa mendatangkan suatu kemudharatan kepada kalian dan tidak pula suatu kemanfaatan. Katakanlah: "Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah, dan sekali-kali aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain-Nya."
(QS. Al-Jin: 21-22)


📍 Allah ta'ala juga berfirman,

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۚ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ ۚ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Katakanlah (wahai Nabi): "Aku tidak berkuasa mendatangkan manfaat bagi diriku dan tidak pula berkuasa menolak mudharat, kecuali yang dikehendaki Allah. Dan andaikata aku mengetahui perkara ghaib, tentu akan berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Al-A'raf: 188)


☝ Dengan ini kita mengetahui, bahwa tidak ada yang berhak untuk diibadahi,  tidak kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan tidak pula kepada selain beliau dari semua makhluk.

✅ Dan bahwa IBADAH tidak diberikan, kecuali hanya kepada Allah semata.

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
لَا شَرِيكَ لَهُ ۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: 'Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya." 
(QS. Al-An'am: 162-163)


🔴 Dan hak Nabi صلى الله عليه وسلم adalah
✅ hendaklah kita menempatkan beliau pada kedudukan yang telah Allah ta'ala berikan kepada beliau, yakni beliau adalah HAMBA ALLAH DAN RASUL-NYA صلى الله عليه وسلم.

✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 6 Shafar 1439 H / 26 Oktober 2017.
_____________📘

🛑 Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

🍃Barakallahu fikunna 🍃

#NATauhid #NAT69
====================

📡 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
🌐 Website 
      ● http://www.nisaa-assunnah.com
📠 Channel Telegram
      ● http://t.me/nisaaassunnah
      ● http://t.me/tsalatsatulushul
  
🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 70): Makna Syahadat محمدا رسول الله lanjutan Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan 70): Makna Syahadat محمدا رسول الله lanjutan Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on October 27, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.