Kitab Fiqh Al Mar'atul Muslimah (Pertemuan 113) : Makna Doa Qunut


Nisaa` As-Sunnah:
┏━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
   🎀  KAJIAN FIKIH  🎀
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━┛

📚 Dari kitab:
Fiqhu Al-Mar'ah Al-Muslimah

📝 Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

🍎 Akhawati fillah kita lanjutkan lafazh doa qunut yang berikutnya:

🕋  وٙتٙعٙالٙيْتٙ

"Dan Maha Tinggi Engkau." 

💬 Lafazh ini berasal dari kata التّٙعٙالِي, yakni ُّالْعُلُو (yang Tinggi), lalu ditambah huruf ُالتّٙاء yang mengandung makna mubalaghah (lebih) pada Al-Uluw.
Sehingga maknanya adalah Yang Maha Tinggi.

🛑 Maha Tinggi bagi Allah terbagi menjadi dua bagian:
❶ Maha Tinggi pada Dzat-Nya
❷ Maha Tinggi pada sifat-Nya.

❶ Maha Tinggi pada Dzat-Nya, maknanya:
'Bahwa Dzat Allah Tinggi di atas segala sesuatu.'

❷ Maha Tinggi Sifat-Nya,
maknanya: 'Bahwa Allah ta'ala disifati dengan sifat-sifat yang Tinggi dan Mulia.'

▪Adapun yang pertama, yakni, Maha Tinggi Dzat Allah ta'ala, 👉 hal ini diingkari oleh kelompok 'Haluliyah' AL-JAHMIYYAH dan para pengikutnya. Mereka berpendapat dengan pendapat yang sesat sebagai berikut:
📛 "Sesungguhnya Dia
Dzat Allah berada di semua tempat."

🔥 Begitu pula kelompok yang berlebih-lebihan dalam At-Ta'til (menolak sifat-sifat Allah ta'ala),  mereka berpendapat:
📛 "Sesungguhnya Allah TIDAK berada di atas alam, TIDAK di bawah alam, TIDAK di kanan, TIDAK di kiri, TIDAK di depan, TIDAK di belakang, TIDAK bersatu, TIDAK terpisah." 

❌ JIKA DEMIKIAN, MAKA DIA TIDAK ADA!

☝ Oleh karena itulah Mahmud bin Sabkatakin mengingkari mereka yang menyifati Allah dengan sifat tersebut di atas, dan beliau mengatakan, 'Itu maknanya TIDAK ADA!'

📚 Adapun AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH berpendapat:

☝ "SESUNGGUHNYA DZAT ALLAH BERADA DI ATAS SEGALA SESUATU." 

✔ Dan pendapat mereka ini berdalilkan dengan 5 sumber dalil, yakni:
① Al-Quran
② As-Sunnah
③ Al-Ijma'
④ Al-Aqlu
⑤ Al-Fithrah

📝 Keterangan:

➊ Dalil dari Al-Qur'an:
🔑 Bersambung insya Allah

✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Selasa, 24 Syawal 1438 H / 18 Juli 2017 M.

🛑 Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.


🍃 Barakallahu fikunna

===================

📡 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Fiqh Al-Mar'ah Al-Muslimah yang telah berlalu, silakan mengunjungi:

🌐 Website 
       ● http://www.nisaa-assunnah.com

📠 Channel Telegram
       ● http://t.me/nisaaassunnah
       ● http://t.me/fiqihwanitamuslimah


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

Kitab Fiqh Al Mar'atul Muslimah (Pertemuan 113) : Makna Doa Qunut Kitab Fiqh Al Mar'atul Muslimah (Pertemuan 113) : Makna Doa Qunut Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on October 27, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.