AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 59): Syarat-syarat sah sholat


┏━━━━━━━━━━━━━━━━━┓
    🎀  KAJIAN FIKIH  🎀
┗━━━━━━━━━━━━━━━━━┛

📚 Dari kitab:

AL-FIQH AL-MUYASSAR

(FIKIH PRAKTIS)


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

🎀 Akhawati fillah kita masih pada bab keempat tentang syarat-syarat dan rukun-rukun shalat, pada bagian ketiga tentang SYARAT-SYARAT shalat ada 9. 
Kita lanjutkan pada poin 7:

❼ MENJAUHI NAJIS PADA
👉 badan
👉 pakaian, dan
👉 tempat shalat jika mampu.

🏷 Dalilnya firman Allah ta'ala,

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ

"Dan pakaianmu, maka bersihkanlah." (QS. Al-Muddatstsir: 4)

🏷 Dan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم,

تنزهوا عن البول،  فإنه عامة عذاب القبر منه.

"Bersihkanlah diri kalian dari kencing, karena sesungguhnya banyaknya azab kubur itu disebabkan olehnya." (HR. Ad-Daruqutni)

📌 Dan berdasarkan sabda Nabi صلى الله عليه وسلم kepada Asma tentang darah haidh (najis) yang mengenai pakaian 

تحته،  ثم تقرصه بالماء،  ثم تنضحه ثم تصلي فيه.

"Hendaklah kamu mengeriknya, kemudian menguceknya dengan air, kemudian membilasnya, kemudian shalat dengan memakainya." (Muttafaqun 'alaih)

📌 Juga sabda Nabi صلى الله عليه وسلم kepada para sahabat, ketika ada seorang Arab Badui kencing di masjid,

اهرقوا على بوله سجلا من ماء

"Siramkanlah pada kencingnya dengan seember  besar air." (HR. Bukhari)

❽ MENGHADAP KIBLAT jika mampu.

🏷 Berdasarkan firman Allah ta'ala,


فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ


"Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram."  (QS. Al-Baqarah: 144)

🏷 Dan berdasarkan hadits,

إذا قمت إلى الصلاة فأسبغ الوضوء، ثم استقبل القبلة.

"Apabila kamu hendak berdiri untuk shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadaplah ke kiblat." (Muttafaqun 'alaih)

➒ NIAT

Dan niat tidak gugur dalam keadaan apapun, berdasarkan hadits Umar رضي الله عنه,

إنما الأعمال بالنيات.

"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat." 

✅ Tempat niat adalah HATI.

✅ Hakikat niat adalah TEKAD hati untuk melakukan sesuatu.

❌ Niat tidak disyariatkan untuk mengucapkannya dengan lisan. Karena 
✅ Nabi صلى الله عليه وسلم tidak mengucapkan niat dengan lisan.
✅ Dan tidak ada riwayat bahwa seseorang dari kalangan sahabatnya yang melakukannya.

▫ BAGIAN KEEMPAT

4⃣ RUKUN-RUKUN SHALAT 

🔑 Bersambung insya Allah



 ✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah Zainab bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 08 Dzulqa'dah 1438 H / 30 Agustus 2017 M

====°°°°====°°°°====°°°°====

🛑 Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

🍃 Barakallahu fikunna 🍃

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

🖥 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:

🌐 Website: 
       ● http://www.nisaa-assunnah.com
       
📠 Channel Telegram:
       ● http://t.me/nisaaassunnah
       ● http://t.me/fiqihmukminah


🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀


AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 59): Syarat-syarat sah sholat AL-FIQH AL-MUYASSAR (PERTEMUAN 59): Syarat-syarat sah sholat Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on November 03, 2017 Rating: 5

Events

ads
Powered by Blogger.