HUKUM MENGIKAT (SALURAN) RAHIM



◎ http://t.me/nisaaassunnah

🔗 HUKUM MENGIKAT (SALURAN) RAHIM

Asy-Syaikh Ubaid al-Jabiri hafizhahullah

Pertanyaan:
Semoga Allah memberkahi Anda, wahai Syaikh kami, soal yang kesepuluh: seorang ibu hamil dengan anak kedelapan, dokternya mengatakan kepadanya, "Kehamilan berikutnya akan berisiko bahaya bagi Anda. Oleh karena itu, Anda harus operasi untuk memutuskan organ (saluran) di sistem reproduksi Anda agar tidak terjadi operasi (Caesarian) yang kedua. Bolehkah wanita ini menjalani operasi yang disarankan ini?

Jawaban:
"Perkara ini kembalinya kepada para dokter ahli di bidang (obgyn) ini. Dan mereka bertingkat-tingkat (kemahirannya), berdasarkan informasi yang aku dapatkan dari seorang ustadz dan yang selainnya, sebagaimana hal ini (perbedaan kemahiran dokter) diketahui oleh para ahli di bidang ini. Jadi hendaknya ia tidak terburu-buru.

Kemudian juga, harus pula mempertimbangkan kondisi wanita tersebut. Apakah ia wanita yang sehat tidak mengidap penyakit apapun. Bila ia sehat wal afiat, fit badannya, ia tidak perlu menuruti anjuran dokter ini. Dikarenakan kami khawatir dokter ini termasuk para penyeru propaganda pembatasan keturunan atau sterilisasi (memutuskan/meniadakan keturunan).

Namun bila wanita tersebut memiliki berbagai penyakit atau fisiknya tidak mampu menanggung lebih dari kehamilan ini (tidak kuat menjalani kehamilan berikutnya) berdasarkan penilaian dokter spesialis, kami katakan, insya Allah, tidak ada larangan dalam hal ini. Namun memutus (saluran) rahim,  aku baru kali ini mengetahuinya. Yang aku ketahui adalah mengikat (saluran) rahim (tuba falopii). Demikianlah."

t.me/majalahqonitah
🍃 حـــكم.ربــط.الرَحِــم.tt  !!

    الشَـــيخ العَـــلّامَة /
عُبيــد بن عبدالله الجابــريّ
     - حَفِظَهُ اللَّهُ تَعَالَى -

 ❪✵❫.السُّـــ.↶.ــؤَالُ.tt :  
  
بارك الله فيكم شيخنا، السؤال العاشر: امرأةٌ حُبلى بالولد الثامن، قالت لها الطبيبة: إن أيّ حملٍ آخر يُشَكِّل عليك خطر، لهذا عليك إجراء عملية جراحية لقطع عضو في جهازها التناسلي لكي لا تقع أي عملية حمل ثانية؛ فهل يجوز لها إجراء هذه العملية؟

 ❪✵❫.الجَــ.↶.ـــوَابُ.tt :

هذا راجعٌ إلى الأطباء في هذا، وهم درجات من استشاري إلى أستاذ إلى غير ذلك -كما هو معلومٌ عند أهل الفن- فلا تستعجل. 
ثم أيضا يجب النظر إلى حالها؛ هل هي امرأةٌ صحيحة سليمة معافاة من جميع الأمراض، فإن كانت سليمة معافاة نشيطة في بدنها صحيحة، فلا تستجيب لكلام هذه الطبيبة، لأننا نخشى أنها من دعاة تقليل النسل أو قطع النسل، أمَّا إذا كانت يعني فيها أمراض أو أن بدنها –جسمها- لا يتحمل أكثر من هذا بتقرير الطبيب المختص فنقول -إن شاء الله- لا مانع من هذا، لكن القطع أنا أول مرة أعرفه، أنا أعرف ربط رَحِم. نعم.


🔊 للإسـتمـ↶ـاع للفتوى :
https://www.miraath.net/sites/default/files/q%26a_sh_ubayd_10_2.mp3
~~~🍃🍃◻🍃🍃~~~
📬 Diposting ulang hari Jum'at, 30 Jumadil Awal 1439 H / 16 Februari  2018 M
📠 http://t.me/nisaaassunnah
🌐 http://www.nisaa-assunnah.com

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
HUKUM MENGIKAT (SALURAN) RAHIM HUKUM MENGIKAT (SALURAN) RAHIM Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 5 on March 27, 2018 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.