*šŸ›µšŸš— KENAPA SAAT BERKENDARA SESEORANG SERING MENYANYI ATAU BERKHAYAL šŸ›µšŸš—*








*šŸ›µšŸš— KENAPA SAAT BERKENDARA SESEORANG SERING MENYANYI ATAU BERKHAYAL šŸ›µšŸš—*

šŸ—’️ Asy-Syaikh DR. Abdussalam bin Barjas rahimahullah mengatakan :

_"Dalam Mushannaf Abdurrazaq, datang dari pernyataan Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu dengan sanad yang bagus, bahwa beliau mengatakan :_

Ų„Ų°Ų§ Ų±ŁƒŲØ Ų§Ł„Ų±Ų¬Ł„ ŲÆŲ§ŲØŲŖŁ‡ ŁŁ„Ł… ŁŠŲ°ŁƒŲ± Ų§Ų³Ł… Ų§Ł„Ł„Ł‡ Ų±ŲÆŁŁ‡ Ų§Ł„Ų“ŁŠŲ·Ų§Ł†، ŁŁ‚Ų§Ł„ Ł„Ł‡ : ŲŖŲŗŁ†، ŁŲ„Ł† Ł„Ł… ŁŠŲ­Ų³Ł†، Ł‚Ų§Ł„ Ł„Ł‡ : ŲŖَŁ…َŁ†

_"Apabila seseorang menaiki kendaraannya dan dia tidak menyebut nama Allah; maka setan akan memboncengnya. Lalu setan tadi akan membisikkan padanya, 'Menyanyi saja!' Bila dia tidak bisa menyanyi, setan membisik 'Berkhayal-lah!'."_

Dalam atsar ini terdapat penjelasan bahwa *bila orang yang berkendara tidak menyebut nama Allah [ membaca Bismillaah atau doa berkendara, pent ] saat menaiki kendaraannya; maka setan akan menemani perjalanannya dan akan membuat dia lupa dari dzikir pada Allah* dengan cara :

*- Membisikkannya untuk bernyanyi,*

bila pengendara itu tidak mahir menyanyi maka dia menuju cara kedua;

*- Berangan-angan.*

Hingga ia pun tersesat dalam lembah itu dan tercerai-berai dalam angan tersebut. Terkadang memikirkan agar mendapat istri yang cantik.. Rumah mewah.. Kekayaan melimpah.. Dan terus demikian ia membunuh waktunya (di jalan).

Menyia-nyiakan hidupnya! Hingga saat telah dekat ujung penjalanannya [ ujung kehidupan, pent ] maka usia penyesalan pun mengetuknya :

ŁŠَŲ§ Ł„َŁŠْŲŖَŁ†ِŁŠ Ł‚َŲÆَّŁ…ْŲŖُ Ł„ِŲ­َŁŠَŲ§ŲŖِŁŠ

_"'Duhai sekiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku (di akhirat) ini'."_ QS. Al Fajr : 24

Ł„َŁˆْŁ„Ų§ Ų£َŲ®َّŲ±ْŲŖَŁ†ِŁŠ Ų„ِŁ„َŁ‰ Ų£َŲ¬َŁ„ٍ Ł‚َŲ±ِŁŠŲØٍ ŁَŲ£َŲµَّŲÆَّŁ‚َ ŁˆَŲ£َŁƒُŁ†ْ Ł…ِŁ†َ Ų§Ł„ŲµَّŲ§Ł„ِŲ­ِŁŠŁ†َ  • ŁˆَŁ„َŁ†ْ ŁŠُŲ¤َŲ®ِّŲ±َ Ų§Ł„Ł„َّŁ‡ُ Ł†َŁْŲ³ًŲ§ Ų„ِŲ°َŲ§ Ų¬َŲ§Ų”َ Ų£َŲ¬َŁ„ُŁ‡َŲ§ ŁˆَŲ§Ł„Ł„َّŁ‡ُ Ų®َŲØِŁŠŲ±ٌ ŲØِŁ…َŲ§ ŲŖَŲ¹ْŁ…َŁ„ُŁˆŁ†َ

_"'Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat (saja), sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?' Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui semua yang kamu kerjakan."_ QS. Al Munafiqun : 10-11 -Majmu' Mu'allafat Asy-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdil Karim, II/32-33-

šŸ“š Faidah berasal dari Asy-Syaikh Fawwaz hafizhahullah di sini || https://t.me/fawaz_almdkhli/332

Sebuah ilmu yang penting tuk kita terapkan berkali-kali dalam sehari, berdzikir sebelum berkendara. Minimalnya, bismillah. Membaca lengkap dzikir berkendara jelas lebih baik. Allah-lah yang memberi petunjuk.

✍ -- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
-- Hari Ahadi, (20:20) 21 Rabi'ul Awal 1440 / 28 November 2018

_____

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

•••
šŸ“” https://t.me/nasehatetam
šŸ–„ www.nasehatetam.com

•┈┈┈┈•❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
šŸ“¬ Diposting ulang hari Jum'at, 22 Rabi'ul Awwal 1440 H / 30 November 2018 M
šŸŒ http://www.nisaa-assunnah.com
šŸ“  http://t.me/nisaaassunnah

šŸŽ€ *Nisaa` As-Sunnah* šŸŽ€
*šŸ›µšŸš— KENAPA SAAT BERKENDARA SESEORANG SERING MENYANYI ATAU BERKHAYAL šŸ›µšŸš—*  *šŸ›µšŸš— KENAPA SAAT BERKENDARA SESEORANG SERING MENYANYI ATAU BERKHAYAL šŸ›µšŸš—* Reviewed by nisaa.assunnah3 on December 01, 2018 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.