Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 17)


http://t.me/NAmanhaj

Pertemuan 17

KAJIAN MANHAJ

Dari kitab:
Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if
(Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah dalam Mengkritisi Orang, Kitab dan Golongan)

Penulis:
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Umair Al-Madkhali حفظه الله تعالى

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:

Mereka kaum Khawarij yang bisa jadi mereka adalah hamba-hamba yang ikhlas dalam membaca Al-Qur'an, shalat, dan puasa-puasa mereka, bahkan ibadah mereka disifati hebat, mengalahkan ibadahnya para sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم,  tapi ternyata ibadah mereka yang seperti itu hebatnya berbalik menjadi celaan bagi mereka, dan bahkan menjadi tanda-tanda (ciri khas) kesesatan mereka, dan dengan ibadah mereka yang istimewa itu mereka adalah orang-orang bodoh di sisi Allah dan Rasul-Nya, ibadah mereka sedikit pun tidak bisa menolong mereka, padahal mereka lelah dalam ibadah-ibadahnya, tidak tidur di malam hari karena tahajudnya, mereka menahan lapar dan haus karena puasa-puasa sunnahnya, mereka lakukan semua itu karena khauf (takut) kepada Allah, tapi semua ibadah mereka tidak memberi syafaat sedikit pun, bahkan mereka adalah sejahat-jahat makhluk, mereka melesat keluar dari agama seperti anak panah keluar dari buruannya, dan seandainya Rasulullah صلى الله عليه وسلم menemui mereka, maka beliau akan memeranginya seperti diperanginya kaum Ad dan Iram.

Di mana orang-orang yang membela para ahlul bid'ah, yang bisa jadi  mereka itu bahkan lebih sesat dari ahlul bid'ah itu sendiri?

Di mana para pembela ahlul bid'ah dengan manhaj barunya yang aneh yang menyelisihi manhaj Allah dan Rasul-Nya?

Di mana para pembela Rafidhah, Quburiyyun (orang-orang yang menyembah kuburan), Shufiyun, Asy'ariyah, dan di mana para pembela Hizbiyun?

Di mana para pembela yang membanggakan Aqlaniyun, Ashriyun, Jahmiyah, dan Mu'aththilah?

Bahkan mereka orang-orang yang membela ahlul bid'ah telah menyeret mereka kepada kebid'ahan yang lebih jauh, yaitu kebid'ahan Khawarij!

Kalau demikian, maka Demi Allah! Siapa yang berada di atas al-haq dan di atas keadilan?!

Apakah orang yang memperingatkan (mentahdzir) ahlul bid'ah dalam rangka menasihati karena Allah, agama-Nya, dan demi menasihati kaum muslimin, ataukah mereka yang membelanya?!

•••━════━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Senin, 15 Jumadil Awwal 1440 H / 21 Januari 2019.
______

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

Barakallahu fikunna

#NAManhaj #NAManhaj17
======================

Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
Channel Telegram
      ● http://t.me/NAmanhaj
      ● http://t.me/nisaaassunnah
Website
      ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/namanhaj.html
      ● http://www.nisaa-assunnah.com

Nisaa` As-Sunnah

Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 17) Manhaj Ahlussunnah wal Jama'ah fi Naqdir Rijal wal Kutubi wath Thawa'if (Pertemuan 17) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 4 on August 18, 2019 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.