AL-FIQH AL-MUYASSAR ( Pertemuan ke - 131 )





KAJIAN FIKIH



Dari kitab:


AL-FIQH AL-MUYASSAR

(FIKIH PRAKTIS)




بسم الله الرحمن الرحيم

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد:




BAGIAN KELIMA



5. KHUTBAH SHALAT ISTISQA'



Disunnahkan bagi imam berkhutbah pada shalat Istisqa' dengan satu kali khutbah setelah shalat, hendaklah khutbahnya ringkas tapi mencakup banyak permasalahan, dalam khutbahnya dia mengajak hadirin untuk bertaubat, memperbanyak sedekah, kembali kepada Allah ta'ala dan meninggalkan maksiat.


Dalam berkhutbah, hendaklah imam memperbanyak istighfar dan membaca ayat-ayat yang mengajak bertaubat, memperbanyak doa mohon hujan kepada Allah, seperti doa:




اللَّهُمَّ أَغِثْنَا


'Allahumma aghitsnaa'


"Ya Allah, turunkanlah hujan untuk kami."
HR. Muttafaqun 'alaih, diriwayatkan oleh Al-Bukhari (no. 1014) dan Muslim (no. 897)



Dan doa:




اَللَّهُمَّ أَسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا مَرِيْعًا، عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ،



'Allahumma asqina ghaitsan mughitsan, mariian marii'an,' 'ajilan ghaira ajilin, naafi'an ghaira dhaarrin'


"Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami yang membantu dan menyuburkan, yang segera turun tidak tertunda, yang bermanfaat dan tidak memudharatkan."
HR. Abu Dawud (no. 1169), dishahihkan sanadnya oleh Al-Albani dalam Takhrij al-Misykah (no. 1507).


juga doa:



اَللَّهُمَّ اَنْتَ اللهُ لَاإِلَهَ إِلاَّ اَنْتَ اْلغَنِيُّ وَنَحْنُ اْلفُقَرَاءُ ، أَنْزِلْ عَلَيْنَا اْلغَيْثَ ، وَاجْعَلْ مَا اَنْزَلْتَ لَنَا قُوَّةً وَبَلاَغاً إِلَى حِيْنٍ



'Allahumma Antallah, laa ilaaha illa anta, Antal ghaniyyu wa nahnul fuqaraa', anzil 'alainal ghaitsa, waj'al maa anzalta lana quwwatan wabalaaghan ilaa hiinin'.


"Ya Allah, Engkau adalah Allah, tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau Maha Kaya sedangkan kami adalah hamba-hamba yang fakir, turunkanlah hujan kepada kami, jadikanlah hujan yang Engkau turunkan sebagai kekuatan bagi kami, dan bekal untuk kami sampai waktu yang ditentukan."
HR. Abu Dawud (no. 1173), sanadnya dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Takhrij Al-Misykah (no. 1508).



Dan doa-doa lain yang semisalnya.



Berdoa sambil mengangkat kedua tangan, karena Nabi صلى الله عليه وسلم melakukannya, sehingga terlihat ketiak beliau yang putih, dan orang-orang juga mengangkat tangan mereka, karena Nabi صلى الله عليه وسلم ketika mengangkat kedua tangannya ketika meminta hujan pada shalat Jum'at, maka orang-orang juga mengangkat kedua tangan mereka.


Hendaklah memperbanyak shalawat kepada Nabi صلى الله عليه وسلم, karena hal itu merupakan sebab terkabulnya doa.



BAGIAN KEENAM




6. Bersambung insya Allah



•••━══ ❁✿❁ ══━•••


✍🏼 Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada hari Rabu, 9 Rajab 1441 H / 4 Maret 2020 M


====°°°°====°°°°====°°°°====


Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.



Barakallahu fikunna


#NAMuyassar #NAM131



○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○


Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars kitab Al-Fiqhu Al-Muyassar, silakan mengunjungi:


Channel Telegram:

● http://t.me/NAmuyassar

http://t.me/nisaaassunnah



Website: 









AL-FIQH AL-MUYASSAR ( Pertemuan ke - 131 ) AL-FIQH AL-MUYASSAR ( Pertemuan ke - 131 ) Reviewed by Nisaa` As-Sunnah 6 on March 04, 2020 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.