Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan ke-120)



Penulis:
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab رحمه الله تعالى

Syarah/Penjelasan oleh:
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin رحمه الله

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى اله وصحبه ومن والاه، أما بعد

BERBUAT IHSAN DENGAN KEDUDUKAN

Adapun berbuat kebaikan dengan kedudukan, maka keadaan manusia itu bertingkat-tingkat:

▪ Di antara mereka ada yang memiliki kedekatan dengan pemerintah, maka dia bisa berbuat ihsan dengan kedudukannya. Misalnya, ada seseorang datang kepadanya untuk minta pertolongan agar bisa melakukan pendekatan kepada penguasa, lalu dia membantunya, mungkin untuk mencegah atau melindunginya dari bahaya atau untuk memberikan manfaat kepadanya.

BERBUAT IHSAN DENGAN ILMUNYA

Adapun berbuat ihsan dengan ilmu, yakni menyampaikan ilmunya kepada hamba-hamba Allah, berupa ta'lim dalam perkumpulan-perkumpulan dan majelis-majelis, baik yang bersifat umum maupun khusus, sehingga ketika kamu berada di pertemuan minum kopi sekalipun. Sebab mengajarkan ilmu kepada manusia merupakan kebaikan dan perbuatan ihsan. Seandainya kamu berada  di Pertemuan umum, jika kamu memberikan ilmu maka itu termasuk kebaikan.

Akan tetapi gunakanlah sikap hikmah dalam permasalahan ini, jangan sampai memberatkan mereka, yakni janganlah setiap kali kamu berada pada suatu majelis/tempat, lalu kamu menasihati dan menceramahi mereka, karena Nabi صلى الله عليه وسلم juga memberikan nasihat-nasihat, tapi tidak terlalu banyak. Karena jiwa akan bosan dan jenuh, dan jika bosan maka jiwa akan lemah, dan kemungkinan pada akhirnya jiwa tidak suka lagi kepada kebaikan karena seringnya orang menyampaikan dan membicarakannya.

BERBUAT IHSAN MELALUI ANGGOTA BADAN

Sedangkan berbuat ihsan kepada orang dengan anggota badan, maka Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

وتعين الرجل في دابته فتحمله عليها، أو ترفع عليها متاعه صدقة

"Engkau menolong seseorang dalam binatang kendaraannya, lalu engkau membantunya untuk naik di atasnya, atau engkau mengangkatkan barang-barangnya ke atas kendaraannya, itu adalah sedekah."

ADAPUN IHSAN DI DALAM IBADAH KEPADA ALLAH

Bersambung insya Allah

•••━══ ❁✿❁ ══━•••

Diterjemahkan oleh Al-Ustadzah Ummu Abdillah bintu Ali Bahmid hafizhahallah pada Kamis, 28 Rajab 1440 H / 4 April 2019.
__________

Akhawati fillah, jika ada yang tidak dipahami, silakan dicatat untuk ditanyakan melalui admin grup masing-masing.

🍃Barakallahu fikunna 🍃

#NATauhid #NAT120
====================

📡 Bagi yang ingin mendapatkan faedah dari dars Kitab Tsalatsatul Ushul yang telah berlalu, silakan mengunjungi:
📠 Channel Telegram
      ● http://t.me/NAtauhid
      ● http://t.me/nisaaassunnah
🌐 Website
      ● http://www.nisaa-assunnah.com/p/natauhid.html
      ● http://www.nisaa-assunnah.com

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀
Kajian Tauhid Kitab Tsalatsatul Ushul (Pertemuan ke-120) Kajian Tauhid Kitab  Tsalatsatul Ushul  (Pertemuan ke-120) Reviewed by NISAA.ASSUNNAH2 on April 20, 2019 Rating: 5

No comments:

Events

ads
Powered by Blogger.